Jumat, 05 Oktober 2012

Bunker Mewah - Untuk Persiapan Kiamat

Ramalan kiamat 2012, ancaman badai matahari menimbulkan kekhawatiran banyak orang.

Di mata pengusaha, ketakutan ini malah jadi peluang bisnis. Larry Hall, seorang pengembang dari Amerika Serikat membangun sebuah kondominium super-mewah untuk siapa pun yang sanggup membeli dengan harga tinggi.

  
Harga satu flatnya antara 1,5 juta - 2 juta Dollar Amerika. Cukup mencengangkan, bukan? Tambah mengherankan, sudah ada tiga orang yang menandatangani kontrak pembelian. Bila ditotal, sekitar 7 juta Dollar Amerika sudah masuk kantong Larry Hall.

"Mereka khawatir oleh berbagai peristiwa mulai dari jilatan api (badai) matahari, keruntuhan ekonomi, pandemi, terorisme, dan kekurangan pangan bila kiamat datang," ucap Hall.

Perusahaan China Bangun Tempat Tahan Kiamat

Pernahkah Anda berpikir bagaimana menyelamatkan diri ketika kiamat datang ? Pasti sebagian besar orang tak pernah memikirkan hal tersebut. dan fakta ini lah yang dimanfaatkan oleh pengusaha asal China yang melirik peluang bisnis "doomstay" untuk menyelamatkan diri dari bencana kiamat.

Pengusaha yang bernaung di perusahaan bernama Atlantis tersebut menciptakan sebuah bola raksasa dengan diameter 4 meter.Bola tersebut dapat digunakan untuk bersembunyi ketika kiamat melanda. Hasil ciptaan tersebut terinspirasi dari kapal Nabi Nuh, maka disebutnya sebagai Noah Ark From China.


Doomstay berbentuk bola ini memang berukuran tidak terlalu besar, namun sangat kuat dan telah diuji coba pada 6 Agustus kemarin. Dari berbagai proses pengujian, bola yang mempunyai berat 6 ton ini mampu menahan benturan, air dan api bersuhu ratusan derajat celcius. Nah, untuk menebusnya perusahaan tersebut melepasnya seharga $236.000 (sekitar Rp 2 miliar). 



Sumber : http://asalasah.blogspot.com/2012/08/perusahaan-china-bangun-tempat-tahan.html

Kertas Anti Air dari Italia

pa jadinya bila ada kertas yang anti air? Bisa jadi akan muncul kantong kertas tempat makan siang yang tidak pernah berminyak, Koran yang tetap kering saat kehujanan dan handuk kertas antibakteri.


Kertas Anti Air dari Italia

Diwartakan Msnbc, demi mewujudkan kertas antiair, tim peneliti dari Italian institute of technology melapisi kertas normal dengan larutan yang mengandung monomer.
Pemimpin tim peneliti tersebut, Despina Fragouli menjelaskan bahwa monomer ini membentuk, “Sebuah cangkang polimer di sekeliling serat kertas sehingga membuatnya jadi tahan air.”


“Dengan cara ini, kertas menjadi tahan air dan bisa ditambahkan dengan fungsi tertentu, sesuai jenis partikel yang digunakan,” katanya.


Hal itu berarti Anda bisa memiliki kertas yang tahan air dan magnet atau tahan air dan anti bakteri. Kemampuan tambahan tersebut diperoleh sesuai partikel yang dicampur dengan monomer.

Selain itu, meskipun monomer yang digunakan sebagai pelapis sudah dicampur partikel lain, kertas antiair tetap berfungsi layaknya biasa. Kertas tersebut masih bisa dipakai untuk menulis atau mencetak.

Sumber: http://www.bimapedia.com/2012/08/ternyata-ada-kertas-anti-air.html

Kamis, 04 Oktober 2012

Nyamuk?

kalian pasti tau namanya NYAMUK

Di rumahmu banyak nyamuk, enggak? Duh, Nesi paling sebal deh, kalau nyamuk mengganggu tidur kita.

 Nyamuk

Huh, rasanya ingin segera ditepuk dan dimatikan. Anehnya, satu nyamuk mati, eh, ada lagi nyamuk yang lain! Ugghh.. seball!

Martabak Berkuah?!



Makanan khas Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, ternyata enggak cuma pempek dan kerupuk Palembang. Ada juga Martabak HAR!
Kata orang Palembang, kalau belum makan Martabak HAR, itu artinya belum ke Palembang. Mmm… Jadi penasaran seperti apa, sih, martabak HAR itu?
har 4
Bentuknya kotak tipis, mirip tempe mendoan besar, ya!
Martabak HAR itu unik. Lihat saja dari bentuknya. Bentuknya tidak seperti martabak yang biasa kita makan. Bentuknya kotak, sekilas mirip tempe mendoan yang berukuran besar.
Lalu, intip juga cara pembuatannya. Kalau martabak biasa, telurnya dikocok-kocok dulu sebelum dituangkan di atas adonan kulitnya, kan? Nah, Martabak HAR berbeda. Telurnya enggak dikocok-kocok. Telurnya langsung ditaruh di atas adonan. Biasanya, telurnya dua butir. Plok! Kemudian, adonan kulitnya dilipat dan digoreng. Sreng!

Harta Karun di Tangkahan

Seperti Biasa, Berakit-rakit ke Hulu Dulu
Tangkahan masih termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Leuser.  Letaknya di Desa Namo Sialang, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Kira-kira 7-8 jam dari Medan, ibukota provinsi Sumut.

Ksatria Bagan di Merak Belantung

Kakinya lincah menapaki balok-balok kayu itu. Tak sedikit pun rasa takut terpancar darinya. Padahal, laut di bawahnya dalam sekali. Begitulah sang ksatria bagan di Pantai Merak Belantung, Kalianda, Lampung Selatan.
bagan3